Ketahui Urgensi Produksi Agar Tidak Rugi

ketahui urgensi produksi agar tidak rugi

Majikanpulsa.com – Ketahui Urgensi Produksi Agar Tidak Rugi

#Ketahui #Urgensi #Produksi #Agar #Tidak #Rugi

Hai teman,

Di tengah kondisi ekonomi kita yang tidak menentu seperti sekarang, mungkin ada sebagian dari kita yang terpaksa berhemat sepuasnya untuk bisa bertahan di tengah gempuran kenaikan harga. Mulai dari harga minyak goreng, telur hingga bahan bakar.

Jika ada di antara Anda yang bingung bagaimana mengatur keuangan di saat situasi ekonomi sedang tertekan seperti sekarang, apakah sebaiknya Anda mengurangi jatah makan? Atau justru berutang untuk memenuhi kebutuhan hidup? Atau produksi mana yang harus dikurangi?

Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana kita mengatur keuangan kita di tengah tekanan ekonomi seperti sekarang, terutama dari sisi produksi? Yuk, baca artikel ini sampai selesai sob. Karena kami akan membagikan beberapa tips atau cara mengatasi produksi secara efektif tanpa harus merasa tersiksa.

Hemat Tidak Sama Dengan Cerdas Mengelola Produksi

Begini, sebenarnya secara umum yang perlu kita lakukan ketika pendapatan tidak mencukupi karena harga-harga yang berangsur-angsur naik adalah dengan cara yang bijaksana. Kedengarannya sederhana, namun ternyata masih banyak yang belum dipahami sepenuhnya dengan pengelolaan keuangan yang efektif dan tepat sasaran.

Baca juga :  Terus Selesaikan Channel Pembayaran, E-Commerce Memudahkan Transaksi E-Commerce

Di sini kita sama-sama belajar bahwa yang kita lakukan sebenarnya bukan sekedar prudent, tapi bagaimana mengatur produksi agar kita bisa memenuhi kebutuhan dan prioritas yang penting. Bagaimana cara melakukannya?

Identifikasi Kebutuhan Berdasarkan Tingkat Kepentingan dan Urgensi

Pertama, kita harus mengetahui terlebih dahulu kebutuhan kita berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensinya. Apa yang dimaksud dengan hal penting? Yang penting disini adalah sesuatu yang ‘harus dimiliki’ untuk kelangsungan hidup, dan jika hal itu tidak ada, maka akan ada dampak negatif bagi kehidupan kita.

Sementara itu, hal itu mendesak adalah sesuatu yang mendesak dan terikat oleh waktu, sesuatu yang perlu dipenuhi saat itu atau dalam waktu dekat.

Karena setiap orang memiliki situasi dan latar belakang yang berbeda, tingkat kebutuhan penting dan mendesaknya pasti tidak sama. Misalnya, seorang siswa akan memiliki kebutuhan yang berbeda dengan seseorang yang sudah bekerja. Seorang lajang yang sudah bekerja juga akan memiliki kebutuhan yang berbeda dengan seorang karyawan yang sudah berkeluarga dan memiliki tanggung jawab.

4 Jenis Kebutuhan Berdasarkan Tingkat Penting dan Urgensinya

  • Penting dan Mendesak
  • Penting Tapi Tidak Mendesak
  • Tidak Penting Tapi Mendesak
  • Tidak Penting Dan Tidak Mendesak

Mari kita bahas satu per satu ya sobat

1. Penting Dan Mendesak

Ini adalah kebutuhan yang harus kita penuhi dan mendesak. Misalnya makan, minum, obat-obatan, keperluan mandi, token listrik, pulsa internet, dan membayar sewa atau cicilan. Nah, namun kebutuhan setiap orang tidak selalu sama, contohnya bagi para tukang ojek online tentunya dan pulsa internet menjadi kebutuhan yang penting dan mendesak karena berkaitan dengan penghasilan utama mereka. Selain mahasiswa, persyaratan yang harus dipenuhi seperti kebutuhan alat tulis, membeli buku, membayar spp dan biaya transportasi.

Baca juga :  Pabrikan Sepakat Pasok 29 Juta Liter Minyak Goreng ke BUMN Pangan

2. Penting Tapi Tidak Mendesak

Misalnya saat kita sedang membutuhkan sesuatu tapi tidak mendesak dan harus dipenuhi saat itu juga atau dalam waktu dekat. Contohnya adalah pakaian. Kita memang membutuhkan pakaian yang layak untuk dipakai, tetapi saat itu kita tidak perlu membeli pakaian baru, bukan? Masih ada baju lama yang masih layak kita pakai. Atau misalnya pulsa internet. Jika kantor atau rumah memiliki jaringan internet wi-fi, berarti kebutuhan untuk membeli pulsa internet tidak mendesak, kecuali Anda berprofesi sebagai driver online.

3. Tidak Penting Tapi Mendesak

Apakah ada kebutuhan yang tidak penting tetapi mendesak? Ada. Contohnya adalah barang diskon. Misalnya, Anda tidak terlalu membutuhkan ponsel baru karena ponsel lama Anda masih sangat berguna, tetapi ternyata ponsel yang Anda incar saat ini sedang diskon besar-besaran dan akan habis dalam 24 jam ke depan. . Nah, ini tidak penting tapi mendesak. Hp baru yang sebenarnya tidak perlu dibeli tetapi menjadi mendesak karena diskon akan segera berakhir. Artinya, jika ingin mendapatkan ponsel incaran dengan harga diskon maka sebaiknya beli secepatnya.

4. Tidak Penting dan Tidak Mendesak

Kategori ini mencakup hal-hal atau hal-hal yang jelas tidak akan berdampak negatif bagi kehidupan jika tidak kita penuhi, seperti camilan es cappucino, potong rambut di salon atau barbershop ternama, atau menambah koleksi action figure.

Baca juga :  Pegadaian Raih Indonesia Excellence GCG Awards 2023

Dengan mengklasifikasikan kebutuhan seperti itu, kita tahu persis apa yang perlu kita hilangkan. Nah, kalau keuangan kita masih terbatas, ada baiknya hal-hal penting yang tidak mendesak bisa dipastikan dulu, masih bisa dibeli nanti ya sob?

Akan lebih baik jika kita masih memiliki dana darurat. Sebab, saat kita dihadapkan pada situasi yang penting dan mendesak, tentu tidak akan merepotkan. Namun, jika dana darurat yang Anda simpan habis karena desakan suatu hal, Pegadaian emas bisa menjadi alternatif bagi kita untuk mendapatkan dana dengan cepat dan mudah. Tidak hanya emas batangan atau perhiasan emas yang dapat digadaikan, barang elektronik dan kendaraan bermotor juga dapat digadaikan sebagai agunan. Dapatkan informasi lebih lengkap mengenai fitur Gadai emas Pegadaian di sini.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda dalam mengelola keuangan dengan bijak.


Ketahui Urgensi Produksi Agar Tidak Rugi

#Ketahui #Urgensi #Produksi #Agar #Tidak #Rugi

Sumber : sahabat.pegadaian.co.id