Astronom Temukan 12 Bulan Baru Planet Jupiter, Total 92 | Republika Online

Majikanpulsa.com – Para astronom telah menemukan 12 bulan baru di Planet Jupiter, membuat jumlah bulan di sana menjadi 92. Bulan-bulan tersebut bergerak berlawanan arah dengan rotasi planet, dan memiliki orbit yang cukup lebar. Scott Sheppard, astronom di Carnegie Institution for Science, melaporkan temuannya pada Minor Planet Center. Pada tahun 2024, NASA akan meluncurkan misi untuk menjelajahi bulan-bulan Jupiter.

Jumlah bulan di Planet Jupiter mengalahkan Planet Saturnus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Para astronom telah memastikan usianya 12 bulan mengorbit Planet Jupiter. Penemuan luar angkasa membuat jumlah bulan yang dimiliki Jupiter menjadi 92. Dengan demikian, Jupiter menganggap Saturnus sebagai planet dalam banyak bulan.

Setelah itu, Saturnus yang memiliki 83 bulan dianggap sebagai planet dengan bulan terbanyak. Temuan baru tentang jumlah bulan yang mengorbit Planet Jupiter memberikan informasi tentang informasi di tata surya kita.

  Inilah Rahasia Meraup Keuntungan Besar dengan Investasi Saham, Jangan Sampai Terlewatkan!

Sebagian besar bulan baru Jupiter telah diidentifikasi sebagai “kecil”, mulai dari satu hingga 3,2 kilometer. Sebagian besar bulan yang baru ditemukan memiliki orbit yang cukup lebar, membutuhkan waktu lebih dari 550 hari untuk mengorbit raksasa gas Jupiter.

Tidak hanya itu, beberapa bulan yang mengorbit Jupiter bersifat retrograde, artinya bergerak berlawanan arah dengan rotasi planet. Para astronom memperkirakan bahwa bulan harus diklasifikasikan sebagai asteroid, sebelum tersedot oleh gravitasi Jupiter. 12 bulan Jupiter kini telah ditemukan pada tahun 2021 dan 2022, tetapi baru diverifikasi.

Scott Sheppard, seorang astronom di Carnegie Institution for Science di Washington, Amerika Serikat, adalah orang pertama yang melihat bulan-bulan ini. Dia melaporkan pengamatannya ke Minor Planet Center di International Astronomical Union.

  Membangun Personal Branding Anda melalui LinkedIn

Minor Planet Center terus-menerus melacak laporan objek minor di tata surya, sehingga orbitnya dapat dipantau dan objek tersebut dikonfirmasi setiap bulan. Ke-12 bulan ini sekarang bergabung dengan daftar panjang bulan Jupiter lainnya, yang diberi nama empat satelit alami Galilea.

Nama itu terinspirasi oleh astronom Galileo Galilei, yang mempertimbangkannya pada 1610. Dari sepuluh bulan Jupiter, ada Ganymede (lebih besar dari Merkurius), dan Callisto (terbaik).

Belum ada bulan baru yang diberi nama, tetapi segera setiap bulan akan diberi nomor oleh Minor Planet Center. Sheppard mengatakan bahwa Persatuan Astronomi Internasional prihatin dengan penamaan bulan jika ukurannya lebih besar dari 2,4 kilometer.

“Separuh dari penemuan baru ini lebih besar dari itu, mereka akan mencari nama. Kami percaya bahwa Uranus dan Neptunus juga memiliki banyak bulan kecil, tetapi planet-planet itu lebih jauh, sehingga lebih sulit untuk mendeteksi bulan kecil di lingkungannya,” Sheppard seperti dikutip dari halaman Surat harianJumat (10/2/2023).

  Tentang Asuransi Pengiriman, Apa Pengertian, Cara Kerja, dan Pilihan Layanan Terbaik di Indonesia? - Majikanpulsa.com

Sejauh informasi terkini, Merkurius dan Venus diketahui tidak memiliki bulan yang mengorbit planet-planet. Bumi memiliki satu bulan, Mars memiliki dua bulan, Neptunus memiliki 14 bulan, Saturnus memiliki 83 bulan, dan kini Jupiter memiliki 92 bulan.

Saat melakukan observasi dan “menemukan” bulan-bulan Jupiter, Sheppard dan timnya menggunakan Teleskop Subaru di Hawaii. Juga digunakan kamera energi gelap di teleskop Blanco di Cerro Tololo Inter-American Observatory di Chile.

Sheppard yakin 12 bulan yang dia temukan adalah sisa-sisa dari sekitar tujuh bulan yang lebih besar dan terfragmentasi yang ditemukan di bulan lain, asteroid, atau komet. Akibatnya, bulan-bulan yang lebih kecil tercipta. Pengamatan lebih lanjut juga akan dilakukan.

Pada akhir tahun 2023, Badan Antariksa Eropa akan meluncurkan pesawat ruang angkasa Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE). JUICE sedang dalam misi menjelajahi empat bulan utama Jupiter, yang merupakan planet kelima dari matahari dan terbesar di tata surya.

  Profil Abraham Viktor, Founder Startup Kuliner Hangry, Sekarang Centaur - Majikanpulsa.com

Pada tahun 2024, Europa Clipper NASA akan diluncurkan untuk mendapatkan pandangan yang lebih jelas tentang Europa, salah satu bulan Jupiter. Namun, masih banyak misteri yang disimpan oleh planet Jupiter, bola gas masif terbesar yang terbuat dari hidrogen dan helium.

#Astronom #Temukan #Bulan #Baru #Planet #Jupiter #Total #Republika #Online Astronom Temukan 12 Bulan Baru Planet Jupiter, Total 92 | Republika Online

Source: www.republika.co.id