Apa itu koma? Berikut adalah 13 alasan mengapa orang mengalami koma

Apa itu koma? Berikut adalah 13 alasan mengapa orang mengalami koma

Koma adalah penyebab utama kematian dan cacat di seluruh dunia. Alasan utama orang mengalami koma adalah trauma, stroke, overdosis obat atau zat, infeksi, gangguan elektrolit, gangguan metabolik, keracunan, gangguan neurologis, tumor otak, asfiksia, hipoksia, gangguan energi, dan gangguan otak yang tidak diketahui.

Baru-baru ini, seorang anak laki-laki berusia 17 tahun dianiaya yang membuatnya koma. Tapi, apa sebenarnya koma itu? Namun, setelah dirawat selama seminggu di rumah sakit, kondisinya mulai membaik. Keluarganya berharap dia segera pulih dari masa kritis ini.

  5 Fakta Menarik Tentang Aktor dan Aktris Papan Atas di Dunia Film Indonesia

Apa itu koma?

Saat mendengar kata koma dan kritis, banyak orang yang mengira ada perbedaan antara koma dan kritis. Koma adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kritis seseorang.

Anda mungkin bertanya-tanya apa itu koma. Bukan penyakit, koma sebenarnya adalah keadaan tidak sadar total akibat cedera kepala dan disfungsi otak. Orang yang koma tidak menyadari apa pun di sekitar mereka.

Gejala koma

Gejala utama seseorang yang koma adalah kehilangan kesadaran. Meski tidak bisa merespon atau merasakan sakit, beberapa pasien koma masih bisa mendengar suara. Bahkan, secara refleks pun mampu menggerakkan anggota tubuh. Secara umum, tingkat dan durasi kesadaran diri tergantung pada aktivitas otak masing-masing pasien koma.

Selain itu, gejala berikut akan mengikuti pada orang yang koma.

  • mata tertutup
  • Pupil mata tidak bereaksi terhadap cahaya
  • Pernapasan tidak teratur
  • Tidak bisa mengeluarkan suara
  • Tidak ada gerakan anggota badan
  • Tidak ada respons terhadap rangsangan yang menyakitkan
  Bahagia di Tengah Badai: Bagaimana Mengatasi Rintangan dan Tetap Bahagia

Didiagnosis koma

Setelah mengetahui gejala koma pada seseorang, dokter akan melakukan sejumlah prosedur untuk mendiagnosis koma. Diagnosis ini juga membantu dalam mengetahui penyebab koma dan jenis pengobatan yang harus dilakukan. Simak berikut ini.

Pemeriksaan fisik juga bergantung pada informasi dan informasi dari keluarga pasien koma atau kerabat dekat.

Tes laboratorium akan memeriksa kadar gula, kadar darah, kadar elektrolit dan penggunaan obat.

Pemindaian otak termasuk CT-Scan, Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Electroencephalography (EEG).

Penyebab koma

Anda harus tahu bahwa salah satu bagian dari otak kita bekerja untuk mengatur kesadaran. Jadi, jika terjadi kerusakan, baik sementara atau permanen, fungsi otak juga ikut terpengaruh. Manakah dari kondisi berikut yang dapat menyebabkan koma?

  • Cedera kepala berat dan traumatis

Terjadi pukulan atau benturan keras yang menyebabkan cedera kepala serius. Misalnya pelecehan atau kecelakaan lalu lintas.

  Uniswap Ditayangkan di Jaringan BNB: Mendorong Pertumbuhan DeFi

Stroke menyerang pembuluh darah di otak, menyebabkannya tersumbat atau bocor. Akibatnya suplai darah ke otak berkurang, bahkan terhenti.

Munculnya sel-sel abnormal pada otak akan mengganggu fungsi otak. Salah satu akibatnya adalah lebih mudah merasa lelah dan pusing, yang meningkatkan kemungkinan pingsan.

  • Diabetes, gagal ginjal, gagal hati

Penyakit metabolik seperti diabetes, gagal ginjal, dan gagal hati disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak berada dalam batas normal. Kadar gula darah terlalu tinggi atau sebaliknya terlalu rendah. Terutama dalam situasi di mana koma tiba-tiba dapat terjadi.

Perdarahan adalah suatu kondisi di mana seseorang kehilangan banyak darah. Tekanan darah tinggi, gangguan pembekuan darah dan aneurisma otak dapat menyebabkan perdarahan.

  • Pembengkakan jaringan otak

Ketika jaringan otak menjadi disfungsional, itu menyebabkan otak membesar. Selain itu, akibat penimbunan cairan otak yang meningkat.

  • Kandungan natrium darah tidak seimbang

Dalam jumlah yang cukup, garam berperan menjaga fungsi saraf yang menjaga tekanan darah tetap stabil. Di sisi lain, bila terlalu sedikit atau terlalu banyak, akan merusak arteri yang menyuplai darah ke otak.

  Cara Menggunakan Google Chat untuk Berkomunikasi Lebih Efektif

Infeksi parah pada sistem saraf pusat, seperti meningitis, dapat menyebabkan koma.

Kejang terjadi ketika ada ledakan aktivitas sel saraf yang tidak terkendali yang menyebabkan otot berkontraksi dan rileks berulang kali, memicu perubahan fisiologis. Hal ini dapat mengakibatkan kelumpuhan otak, bahkan pecahnya pembuluh darah sehingga menyebabkan seseorang menjadi tidak sadarkan diri.

Otak juga butuh oksigen, lho! Salah satu hal yang terjadi ketika otak tidak mendapatkan oksigen yang cukup adalah serangan jantung. Saat seseorang mengalami serangan jantung, kemungkinan pingsan juga tinggi.

Misalnya keracunan dengan zat monoksida atau dioksida yang gagal dihilangkan, akhirnya menumpuk hingga meracuni tubuh. Ketika racun ini dibiarkan bertahan, mereka mengganggu fungsi organ lain di dalam tubuh dan menyebabkan koma.

  • Kebiasaan buruk minum alkohol

Meminum lebih banyak alkohol daripada yang dapat diproses oleh hati dapat meningkatkan kadar alkohol dalam darah. Selain gagal hati, muncul masalah kesehatan serius lainnya. Misalnya kerusakan otak, serangan jantung dan kanker.

  Hangouts vs Zoom: Mana yang Lebih Baik untuk Kebutuhan Video Konferensi?

Selain alkohol, penggunaan narkoba secara berlebihan dapat merusak saraf di otak dengan sangat lambat.

Temukan artikel menarik lainnya di Google News

#Apa #itu #koma #Berikut #adalah #alasan #mengapa #orang #mengalami #koma majikan pulsa Apa itu koma? Berikut adalah 13 alasan mengapa orang mengalami koma